Jumat, 12 Juli 2013

Hingga di Angkasa Sana…

"Hingga di angkasa sana, di kejauhan pertemuan antara kita berdua, tempat yg tak ada siapapun... Hissatsu Teleport..."

Pada suatu masa di mana ada seorang cowok yg mempunyai kemampuan teleportasi (sejenis X-Men gitu kali ya) bertransformasi menjadi seorang VVota garis keras yang mau nonton show Pajama Drive JKT48 untuk yg pertama kalinya.
Kita sebut saja cowok itu adalah GUE sendiri dan pemeran utama wanitanya adalah Nabila pake “h” atau yg selanjutnya disebut dengan Dedek Bilah, suit.. suit.. hehee... :p
#inimaksudnyaapaya? #abaikan #lanjutkansajaceritanya

Pada suatu hari di sebuah kos-kosan pinggiran Jakarta, hiduplah seorang cowok yg sedang galau untuk memutuskan akan menghabiskan weekend-nya di mana dan mau apa. Kemudian secara random dia memilih untuk menyaksikan show theater JKT48. Ketika ingin nonton, sang cowok bahkan belum tau siapa oshimen-nya di JKT48, trus dia memperhatikan dengan seksama semua member yg tampil, satu per satu.

Akhirnya ada salah seorang member yg berhasil menarik perhatiannya, karena paling banyak ngomong, ucul, imut, keyen, dan cium-able. Tak lain tak bukan dia adalah Dedek Bilah. Ternyata sang cowok terpesona pada pandangan pertama. Walaupun lampu Mall fX dimatiin, Dedek Bilah masih bersinar dengan terangnya (dikira kunang-kunang kali).
Mulai dari situ dia mencoba teriak-teriak nge-chant "NABILAAAH... NABILAAAAAH... NABILAAAAAAAH..." sampai suaranya hilang ditelan ludah sendiri :D

Oke deh, kita skip aja bagian nyanyi-nyanyi dan joged-jogednya. Langsung lanjut ke sesi yg paling ditunggu oleh VVota JKT48 di seluruh penjuru dunia, yaitu sesi Hi-Touch. Sang cowok rupanya diam-diam sudah merencanakan jurus rahasianya, jurus rahasia teleport. Jurus itu akan dikeluarkan ketika telapak tangan sang cowok menyentuh telapak tangan Dedek Bilah.

Satu per satu member pun mulai didatangi. Hingga sampailah pada member yg paling ditunggu. NABILAAAAAAAH... Sebelum tos-tosan dengan Dedek Bilah, sempet-sempetnya dia ngegombal,
"Kamu kok imut banget sih bil?” >,<
"Jadi cerghitanya muji nih?" balas Dedek Bilah sambil tertawa lebar.
Ihhh.... senang sekali lho bisa membuat seorang Dedek Bilah tertawa lebar. Sisa gombalannya terpaksa disensor aja ya, ntar ceritanya malah jadi gak fokus :p

Detik-detik yg ditunggu akhirnya tiba, saat di mana kedua telapak tangan mulai bersentuhan. TOOSSSSS... *CRRRRRIIIIINGGGGG..... Saat itulah Dedek Bilah berhasil diculik, eh salah, berhasil diteleportasi maksudnya. Tenang-tenang para pemirsa yg tercinta, Dedek Bilahnya ntar dibalikin kok di waktu dan ruang yg sama saat tos-tosan tadi, dipinjem bentar boleh kan :p

Jump!.. Jump!.. Jump!.. terbangkanlah Dedek Bilah yang kusuka. Lalalalalaaa... Lalalalalalala... :D

And the journey begins...

Jalan-jalannya enaknya ke mana dulu ya???
Tujuan pertama ternyata ada di sebuah atap gedung pencakar langit di saat matahari terbit, melihat sunrise sambil makan pocky romantis kali ya (ya kali :p). Mereka berdua mulai saling berbincang dan saling bercanda. Entah apa yg diomongin nih, mulai dari musik metal sampai doraemon. Eh, ternyata Dedek Bilah emang penyuka musik metal sama doraemon, nyambung deh obrolannya :D

Lanjut di teleportasi kedua, jadi cerita selanjutnya adalah nyantai sambil nonton film kartun doraemon di minggu pagi sambil ngemil pocky (lagi? ini sponsornya pocky kayaknya). Setelah nonton doraemon, mereka pun melanjutkan teleportasi ketiga, yaitu nonton konser BMTH. Dedek Bilah ternyata tergila-gila dengan vokalisnya BMTH, Oliver Sykes. You are so heavy metal bray!!!... Selesai nonton BMTH, sang cowok mengajaknya ke Jepang untuk menonton theater AKB48 di Akihabara. Mereka berdua terlihat semangat sekali nge-chant bareng. Tapi sang cowok nge-chant-nya teuteup “chouzetsu kawaii NABILAAAAAH!” :D

Setelah puas jejeritan di theater AKB48, giliran Dedek Bilah yg merayu sang cowok untuk berteleportasi ke Kep. Seribu. Katanya sih ingin bernostalgia shooting iklan Pocari Sweat. Dedek Bilah emang paling seneng dengan wisata pantai. Jadi sang cowok menuruti saja keinginannya sambil duduk manis di atas pasir menyaksikan sunset di tepi pantai.

Dan akhirnya sampailah mereka pada tujuan teleportasi terakhir, yaitu...
Suara musik latar pun mulai berkumandang, "hingga di angkasa sana..., di kejauhan... pertemuan antara kita berdua..., tempat yg tak ada siapapun... Hissatsu Teleport...”

Yups, sang cowok sama Dedek Bilah sekarang beneran berada di luar angkasa lho, ntah di planet apa dan tahun berapa. Tak lama berada di planet antah berantah, tiba-tiba saja mereka bertemu dengan Doraemon. Klo Doraemon ada di abad ke-22, berarti sekarang mereka ada di masa depan dong. Woooooooow... trus Dedek Bilahnya nge-troll Doraemonnya gitu, kasian deh liat doraemonnya :D

Setelah seharian penuh puas bermain sama Dedek Bilah, tiba waktunya untuk pulang. Tapi ternyata... JRENG!... JRENG!... JRENG!... Ternyata kekuatan teleportasi si cowok hilang begitu saja, gak tau kenapa, mungkin energinya habis karena sudah beberapa kali dipakai hari ini. Jadi gak bisa pulang deh, jadi sedih deh :’(

Eitsss... tunggu dulu, kan ada Doraemon, kita pinjam saja baling-baling bambunya, emang bisa? ya kagak lah -__-“
Maksudnya pinjam mesin waktunya biar bisa balik lagi ke theater JKT48 di fX Sudirman. Untung ada Doraemon, terima kasih Doraemon endut, bye... bye... sampai jumpa lagi. Salam buat Nobita, Shizuka, Giant, dan Suneo ya :-)

*CRRRRRIIIIINGGGGG..... akhirnya sang cowok dan Dedek Bilah kembali lagi di saat yg sama ketika tos-tosan sedang berlangsung seiring dengan usainya show theater JKT48. Tak ada yg kurang sedikit pun dari Dedek Bilah, pokoknya dikembalikan seperti semula kok. Selesai juga akhirnya tos-tosanan yg melelahkan sekaligus menyenangkan (baca: hangout seharian bareng Dedek Bilah).
"Makasih ya kakak..." kata Dedek Bilah sambil tersenyum lebar.
Dan sang cowok pun membalasnya "Ssstttttt... jangan bilang siapa-siapa ya dek!" :-)

Ssstttttt..... jangan bilang siapa-siapa ya, kapan-kapan nanti kita tos-tosan lagi ya dek, dadah Dedek Bilah, bye.. bye.. cup.. cup.. muaaaaah... :D

Ketika sampai di kos-kosannya, sang cowok terlihat mulai terkena gejala halusinasi setelah nonton theater JKT48, suka senyam-senyum sendiri. Begitulah ceritanya sodara-sodara, sang cowok pun akhirnya ketiduran sambil senyam-senyum sendiri kayak orang gila.

(visual efek fade out dari gelap ke terang pun muncul yg kemudian diikuti dengan tulisan The End)



Cerita di atas hanyalah fiktif belaka jika terjadi kesamaan nama tokoh dan peristiwa, percayalah bahwa itu hanyalah sebuah kebetulan.
Oiya, gambar ilustrasi sampul dongeng absurd ini adalah sang cowok dan Dedek Bilah lagi berteriak histeris di dalam mesin waktu Doraemon dengan latar belakang planet dan bintang di luar angkasa.

~ Berdelusilah sebelum berdelusi itu dilarang :) ~



copyright: @delusijeketi48
minA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar